Implementasi Link
Aggregation dan ROS dalam Vlan
Kali ini saya akan membahas materi yang di bawakan oleh Bapak Andry Maulana, M.Kom. Materi yang berjudul Implementation Link, Aggregation dan ROS on VLAN. Beliau menjelaskan masalah Virtual Local Area Network atau disebut juga VLAN dimana kita ketahui adalah sebuah model jaringan yang membagi beberapa jaringan secara logikal ke dalam beberapa jalur berbeda tetapi lewat perangkat penghubung yang sama. Kemudian beliau memberikan contoh yaitu VLAN Trunking, InterVLAN Routing dan Hirarki Jaringan Komputer.Virtual Local Area Network

VLAN atau Virtual LAN adalah sebuah model jaringan
yang membagi beberapa jaringan secara logikal
kedalam beberapa jalur yang berbeda tapi tetap
lewat perangkat penghubung yang sama
- Vlan Trunking

VLAN Trunking Protokol adalah adalah suatu protokol untuk mengenalkan suatu atau sekelompok VLAN yang telah ada agar dapat berkomunikasi dengan jaringan. VLAN merupakan suatu broadcast domain, sekumpulan port atau user yang kita kelompokkan.
- InterVlan Routing

InterVLAN Routing adalah proses mem-forward traffic network dari satu VLAN ke VLAN lain menggunakan router. VLAN diasosiasikan dengan ip subnet yang unik pada network. Konfigurasi subnet akan memfasilitasi proses routing pada lingkungan beberapa VLAN.
- Hirarki Jaringan Komputer

Hirarki adalah tingkatan konsentrasi jaringan atau aliran trafik pada titik interkoneksi dalam jaringan, sama dengan jumlah titik interkoneksi baris dalam jaringan. Model hirarki atau biasa disebut model pohon ini menggunakan pola hubungan dengan istilah orang tua dan anak.
-. core layer pada layer ini bertanggung jawab
untuk mengirim trafic secara tepat dan
andal,tujuannya hanyalah men-switch traffic
secepat mungkin
-. distribution layer bekerja untuk mengontrol
arus lalu lintas jaringan dengan pengawasan dan
perencanaan broadcast domain yang dilakukan ole
fungsi routing antara virtual LANs
-. layer acces adalah untuk menyediakan sarana untuk
menghubungkan perangkat ke jaringan dan mengontrol
perangkat yang diizinkan untuk berkomunikasi pada
jaringan
CONTOH KASUS
Desain Jaringan Awal

Masalah Dalam Perusahaan :
1. Tidak ada pembatasan data broadcast dalam jaringan
2. Jalur hanya 1 sehingga memenuhi traffic jaringan
3. Lebar jalur pengiriman sama semua
Desain Jaringan Usulan

Solusi pemecahan Masalah :
1. Membuat Vlan untuk membatasi Broadcast dalam jaringan
2. Membuat etherchannel
3. Desain sesuai dengan Hirarki Jaringan
Konfigurasi Vlan pada Switch1 dan Switch2

Switch>enable
Switch#configure terminal
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name vlan_kuning
Switch(config-vlan)#vlan 20
Switch(config-vlan)#name vlan_hijau
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#interface range fa 0/3-4
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 10
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface range fa 0/5-6
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 20
Switch(config-if-range)#exit
Konfigurasi Vlan pada Switch5

Switch>enable
Switch#configure terminal
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name vlan_kuning
Switch(config-vlan)#vlan 20
Switch(config-vlan)#name vlan_hijau
Switch(config-vlan)#exit
Enterchannel pada Switch1

Switch(config)#interface range fa 0/1-2
Switch(config-if-range)#channel-group 1 mode active
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface port-channel 1
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit
Enterchannel pada Switch2
Switch(config)#interface range fa 0/1-2
Switch(config-if-range)#channel-group 2 mode active
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface port-channel 2
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit
Enterchannel pada Switch5

Switch(config)#interface range fa 0/1, fa 1/1
Switch(config-if-range)#channel-group 1 mode active
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface port-channel 1
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#interface range fa 2/1, fa 3/1
Switch(config-if-range)#channel-group 2 mode active
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface port-channel 2
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#int fa 4/1
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Konfigurasi ROS

Router#configure terminal
Router(config)#interface gig 6/0
Router(config-if)#ip address 100.100.100.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown
Router(config)#interface fa 4/0.10
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fa 4/0.20
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 20
Router(config-subif)#ip address 20.20.20.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fa 4/0
Router(config-if)#no shutdown
Comments
Post a Comment